www.darunnajah.ac.id
Kuliah Umum Menjelang UAS: Membangun Integritas Mahasiswa Muslim di Tengah Tantangan Digital

Jakarta, 17 Juli 2025: Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester, Universitas Darunnajah menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Antara Ilmu dan Iman: Menjaga Integritas Mahasiswa Muslim di Era Digital”, pada Kamis, 17 Juli 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Aula Mini Hall Abu Bakar, Kampus A Universitas Darunnajah. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, H. Hendro Risbiyantoro, M.S., yang dikenal sebagai tokoh intelektual muslim dan penggerak integritas generasi muda di tengah tantangan zaman.
Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa lintas program studi di Universitas Darunnajah. Dihadiri secara antusias oleh ratusan mahasiswa, kegiatan ini menjadi momen reflektif sekaligus motivatif yang sangat relevan dalam mempersiapkan mahasiswa tidak hanya menghadapi ujian akademik, tetapi juga ujian moral dan spiritual sebagai generasi muslim di era digital.
Dalam pemaparannya, H. Hendro Risbiyantoro menekankan bahwa ilmu tanpa iman akan kehilangan arah, sementara iman tanpa ilmu dapat kehilangan pijakan rasional. Ia mengajak mahasiswa untuk membangun karakter yang utuh—cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan tangguh secara moral—sebagai fondasi utama dalam menjaga integritas diri di tengah gempuran teknologi, informasi instan, dan tantangan digitalisasi.
Lebih lanjut, ia menguraikan tantangan-tantangan kontemporer yang dihadapi mahasiswa muslim saat ini, mulai dari arus hoaks, budaya instan, tekanan media sosial, hingga krisis identitas. “Di era keterbukaan informasi, kemampuan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang manipulatif sangat penting. Di sinilah peran iman menjadi penuntun utama,” tegas beliau.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Universitas Darunnajah tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan akhlak, melalui pendekatan spiritual-intelektual yang integratif. Dengan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi insan yang berintegritas, tidak mudah goyah, dan siap menjadi agen perubahan dalam masyarakat.



