INTENSIVE THESIS CAMP

Pada tanggal 10–13 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Intensive Thesis Camp Fakultas Bisnis Universitas Darunnajah yang bertempat di Gedung Abdul Manaf Mukhayyar Waqf, pada pukul 08.00–16.00 WIB. Kegiatan ini merupakan program pendampingan intensif bagi mahasiswa dalam proses penyelesaian tugas akhir yang dirancang untuk menciptakan suasana akademik yang lebih fokus, produktif, dan kondusif, sekaligus memperpendek jarak antara mahasiswa dengan dosen dalam proses bimbingan skripsi.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Ade Sofyan Mulazid, S.H., M.Ag., menyampaikan bahwa salah satu hambatan yang sering terjadi dalam penyelesaian tugas akhir adalah jarak antara satu proses bimbingan dengan bimbingan berikutnya yang terlalu panjang. Ketika hasil bimbingan terlalu lama dibiarkan dan tidak segera ditindaklanjuti, revisi menjadi semakin menumpuk dan semangat mahasiswa untuk melanjutkan pekerjaan dapat menurun. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menjaga kesinambungan proses bimbingan agar pekerjaan yang telah dimulai tidak terlalu lama mengendap dan kehilangan momentum.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan mahasiswa agar tidak berhenti pada penulisan temuan penelitian mengenai hubungan atau pengaruh antarvariabel, tetapi juga harus mampu menjelaskan implikasi dari temuan tersebut. Hasil penelitian perlu dikaitkan secara eksplisit dengan dunia industri, regulator, maupun lembaga-lembaga yang terafiliasi dengan bidang penelitian mahasiswa. Dengan demikian, skripsi tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga menunjukkan relevansi dan manfaat praktis dari penelitian yang dilakukan.

Prof. Ade menjelaskan bahwa Intensive Thesis Camp dirancang untuk memendekkan jarak antara dosen dan mahasiswa, dengan menghadirkan keduanya dalam ruang akademik yang sama sehingga proses konsultasi, diskusi, dan penyelesaian tugas akhir dapat berlangsung secara lebih intensif. Kehadiran mahasiswa dalam lingkungan yang fokus terhadap penyelesaian skripsi diharapkan mampu menciptakan momentum kerja yang lebih kuat dan mendorong mahasiswa untuk segera menindaklanjuti setiap arahan yang diberikan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tiga pesan penting kepada mahasiswa. Pertama, “Datanglah dengan naskah, bukan dengan rencana.” Mahasiswa tidak perlu menunggu naskah menjadi sempurna untuk melakukan bimbingan. Naskah yang masih memiliki kekurangan justru perlu dibawa kepada dosen untuk mendapatkan arahan dan perbaikan. Kedua, mahasiswa perlu menetapkan target harian yang masuk akal, sehingga penyelesaian skripsi dapat dilakukan secara konsisten melalui kemajuan-kemajuan kecil yang terukur. Ketiga, mahasiswa harus menjaga adab kepada dosen pembimbing. Dosen memiliki berbagai kesibukan dan menyediakan waktu khusus untuk membimbing mahasiswa, sehingga waktu yang telah diberikan perlu dihargai dan digunakan secara bertanggung jawab.

Selain itu, Prof. Ade berpesan kepada dosen akan pentingnya catatan atau feedback yang spesifik dalam proses bimbingan. Catatan yang spesifik akan jauh lebih membantu mahasiswa dibandingkan catatan yang bersifat umum. Sebagai contoh, ketika mahasiswa diminta untuk “memperkuat kerangka teori”, mahasiswa perlu mengetahui teori yang mana yang harus diperkuat, pada bagian apa, dan bagaimana penguatannya. Dengan arahan yang spesifik, mahasiswa akan lebih mudah memahami apa yang harus diperbaiki dan dapat segera menindaklanjutinya dalam naskah skripsi.

Secara keseluruhan, kegiatan Intensive Thesis Camp Fakultas Bisnis Universitas Darunnajah menjadi ruang pendampingan intensif yang diarahkan untuk membantu mahasiswa menjaga konsistensi, mempercepat proses bimbingan, memperjelas target penyelesaian, serta meningkatkan kualitas substansi tugas akhir. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian skripsi, tetapi juga mampu menghasilkan karya akademik yang memiliki ketajaman teoritis, relevansi praktis, serta memberikan kontribusi bagi dunia industri, regulator, dan masyarakat.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *