MONITORING TUGAS AKHIR SEMESTER AKHIR

Pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring Tugas Akhir Semester Akhir bagi Mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Darunnajah yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penyelesaian tugas akhir mahasiswa, mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi, serta mencari solusi agar proses penyelesaian tugas akhir dapat berjalan secara optimal.

Kegiatan diawali dengan arahan yang disampaikan oleh Plt. Dekan Fakultas Bisnis Prof. Dr. Ade Sofyan Mulazid, S.Ag., M.H. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini bukan dimaksudkan untuk menghakimi atau membandingkan mahasiswa berdasarkan siapa yang paling cepat menyelesaikan tugas akhir. Setiap mahasiswa memiliki proses, kondisi, dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, mahasiswa diingatkan bahwa mereka tidak sedang berlomba dengan siapa pun. Hal yang paling penting adalah menjalani proses penyelesaian tugas akhir dengan baik dan bertanggung jawab. Beliau juga menyampaikan pesan “enjoy your process”, agar mahasiswa dapat menikmati setiap tahapan yang dijalani tanpa merasa terbebani oleh pencapaian mahasiswa lainnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memetakan posisi setiap mahasiswa dalam proses penyelesaian tugas akhir, sehingga mahasiswa dapat mengenali hambatan yang sedang dihadapi dan segera mencari jalan keluar sebelum hambatan tersebut semakin besar. Berdasarkan pengalaman selama beberapa tahun, keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir tidak selalu disebabkan oleh persoalan akademik. Banyak hambatan yang sebenarnya dapat diidentifikasi dan diurai sejak awal, salah satunya adalah kesulitan dalam memperoleh data lapangan. Selain itu, komunikasi dengan dosen pembimbing juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kelancaran penyelesaian tugas akhir. Mahasiswa perlu membangun komunikasi yang baik, aktif, dan bertanggung jawab dengan dosen pembimbing agar proses bimbingan dapat berjalan secara efektif.

Beliau juga menyampaikan bahwa hambatan lain yang sering dialami mahasiswa adalah kebingungan dalam menentukan fokus masalah penelitian. Di samping persoalan akademik, mahasiswa juga terkadang menghadapi kendala karena memiliki pekerjaan atau menjalankan usaha bersamaan dengan proses studinya. Kondisi tersebut semestinya dapat dikelola dengan baik, terlebih mahasiswa Program Studi Kewirausahaan memang memiliki karakter yang dekat dengan dunia usaha. Menjalankan aktivitas usaha bersamaan dengan proses pendidikan bukanlah sesuatu yang harus menjadi penghalang, tetapi justru dapat menjadi bagian dari pengalaman yang memperkaya proses pembelajaran kewirausahaan apabila dikelola secara tepat.

Dalam arahannya, Prof. Dr. Ade Sofyan Mulazid, S.Ag., M.H. juga menekankan bahwa tugas akhir pada Program Studi Kewirausahaan memiliki karakteristik yang khas. Tugas akhir tidak hanya menuntut ketajaman akademik, tetapi juga harus memiliki keterhubungan dengan praktik bisnis yang nyata. Mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan persoalan akademik dengan realitas dan praktik kewirausahaan di lapangan. Selain itu, mahasiswa harus menjaga integritas akademik, terutama dalam penggunaan kutipan dan referensi. Mahasiswa tidak boleh menggunakan tulisan atau gagasan orang lain tanpa mencantumkan sumber secara valid. Seluruh proses akademik pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan, sehingga mahasiswa harus menjalankan penyusunan tugas akhir secara jujur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.

Setelah penyampaian arahan tersebut, kegiatan dilanjutkan oleh Kaprodi Kewirausahaan, Nesa Novrizal, M.Pd. dengan melakukan absensi dan monitoring terhadap mahasiswa akhir satu per satu. Dalam proses tersebut, setiap mahasiswa diminta menyampaikan perkembangan penyusunan skripsinya, termasuk tahapan yang telah dicapai, proses bimbingan dengan dosen pembimbing, bagian yang masih dalam proses penyelesaian, serta hambatan yang sedang dihadapi. Kaprodi juga menggali informasi mengenai kendala dalam memperoleh data lapangan, komunikasi dengan dosen pembimbing, penentuan fokus penelitian, serta kendala lain yang berkaitan dengan pekerjaan, usaha, maupun aktivitas mahasiswa di luar kegiatan akademik.

Melalui proses monitoring tersebut, Program Studi Kewirausahaan memperoleh gambaran mengenai posisi dan progres masing-masing mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir. Mahasiswa yang mengalami hambatan diarahkan untuk segera mengidentifikasi akar persoalan dan mencari solusi, serta tidak membiarkan kendala tersebut berlarut-larut. Program Studi juga menekankan pentingnya komunikasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan pihak program studi agar setiap persoalan yang muncul dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat.

Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi dan pendampingan bagi mahasiswa semester akhir agar mampu menyelesaikan tugas akhir secara bertahap, terarah, dan bertanggung jawab. Program Studi Kewirausahaan berkomitmen untuk terus melakukan monitoring terhadap perkembangan mahasiswa serta memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa, dengan tetap menjunjung tinggi kualitas akademik, relevansi dengan praktik kewirausahaan, dan integritas akademik.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *