www.darunnajah.ac.id
Fahd Noor Paparkan Pentingnya Mindset dan Keterampilan Literasi Keuangan Syariah bagi Mahasiswa

Program Studi Kewirausahaan — Program Literasi Keuangan Syariah Universitas Darunnajah menghadirkan Fahd Noor, M.E., dosen Fakultas Bisnis, untuk memberikan materi tentang mindset, etika muamalah, dan keterampilan pengelolaan keuangan Islami bagi mahasiswa. Dengan fokus pada growth mindset, manajemen anggaran 35/35/30, serta pentingnya disiplin dalam menabung dan berinvestasi, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun Future Leaders berkarakter Islami. Universitas Darunnajah terus berkomitmen memperkuat ekosistem literasi keuangan syariah di era transformasi digital guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap keuangan syariah modern. Agenda Literasi Keuangan Syariah yang dilaksanakan pada Kamis, 13 November 2025, bertempat di Aula Al-Ghozali Universitas Darunnajah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian literasi keuangan yang melibatkan Universitas Darunnajah, Fakultas Bisnis, CIEFT, dan Bank CIMB Syariah.
Dalam pemaparannya, Fahd Noor menekankan bahwa literasi keuangan syariah merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa di era transformasi ekonomi digital. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan finansial tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh mindset yang kuat, integritas moral, serta etika muamalah yang sesuai syariah. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami konsep dasar seperti zakat, infak, riba, dan gharar sebagai pijakan dalam mengelola keuangan berbasis nilai Islam.
Fahd Noor menyoroti bahwa keberhasilan finansial bukanlah proses instan, melainkan maraton panjang yang membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi. Ia mendorong mahasiswa untuk membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi secara rutin, meskipun dalam jumlah kecil. Melalui pendekatan growth mindset, mahasiswa diajak untuk belajar dari kesalahan, memiliki mentor, dan menerapkan model pengembangan diri POACE sebagai fondasi membangun kapasitas jangka panjang.
Selain itu, Fahd Noor memaparkan keterampilan inti dalam pengelolaan anggaran melalui formula 35/35/30, serta memberikan contoh nyata mengenai pengambilan keputusan finansial seperti perbandingan membeli kendaraan dan properti. Ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami tantangan dan peluang dalam transformasi digital sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan sistem ekonomi modern.
Kegiatan ini semakin memperkuat komitmen Universitas Darunnajah dalam menyiapkan mahasiswa sebagai future leaders yang memiliki kecakapan finansial, integritas, serta pemahaman syariah yang kuat. Melalui literasi keuangan syariah yang terstruktur, mahasiswa diharapkan mampu membangun ketahanan finansial, mempraktikkan pengelolaan keuangan yang sehat, dan berkontribusi bagi masyarakat sesuai prinsip Islam.



