Program Studi Kewirausahaan Universitas Darunnajah dan PT. Andalus Bangun Global Group Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis

Pada Rabu, 28 Agustus 2024, Fakultas Bisnis Universitas Darunnajah menjalin kemitraan strategis dengan PT. Andalus Bangun Global Group melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama ini diresmikan oleh Owner PT. Andalus Bangun Global Group, H. Dede Muharam, Lc., di Kampus Universitas Darunnajah. MoU ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, terutama dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Isi dari Nota Kesepahaman ini mencakup berbagai aspek penting seperti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program magang (internship), pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan penyerapan lulusan. Kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri dengan keterampilan yang relevan.

Selain penandatanganan MoU, acara ini juga diwarnai dengan Implementasi Agreement (IA) antara PT. Andalus Bangun Global Group dan Ketua Program Studi Kewirausahaan Universitas Darunnajah, Mastur, MM. IA ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan program kewirausahaan yang lebih baik di Universitas Darunnajah.

Diskusi yang dilakukan dalam IA tersebut berfokus pada pengembangan kewirausahaan di Universitas Darunnajah, mencakup peningkatan kualitas pengajaran, pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta peluang kolaborasi lainnya yang dapat meningkatkan daya saing lulusan Fakultas Bisnis.

Mastur, MM, menyatakan bahwa kerja sama ini sangat penting dalam mendukung visi dan misi program studi Kewirausahaan. “Kami berharap melalui kemitraan ini, lulusan kami tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Mastur.

Kolaborasi antara Universitas Darunnajah dan PT. Andalus Bangun Global Group ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain dalam menciptakan sinergi yang kuat antara dunia akademis dan industri. Langkah ini diyakini akan mendorong terciptanya SDM unggul yang mampu bersaing di era global.

Bagikan: