Kaprodi Kewirausahaan Meningkatkan Kompetensi melalui IHT

Jakarta, 7 Juli 2024 – Pondok Pesantren Darunnajah menyelenggarakan In House Training (IHT) untuk meningkatkan kompetensi para direksi baik dari kampus pusat maupun cabang. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari Jumat hingga Minggu, 5-7 Juli 2024, bertempat di Aula Ghozali Darunnajah, dihadiri oleh para pemimpin pesantren, rektor, wakil rektor, dan dekan.

Acara dibuka dengan sambutan dari pimpinan pesantren Darunnajah, Dr. KH. Sofwan Manaf, M. Si, yang menekankan pentingnya tidak hanya menjalankan amanah, tetapi juga menginspirasi orang-orang di sekitar kita. “Jangan hanya menjalankan amanah, tapi menginspirasi siapa yang ada di sekitar kita,” ungkapnya. Pesan tersebut menjadi landasan utama dalam pelatihan ini.

Peserta IHT terdiri dari pimpinan pesantren pusat dan cabang, direktur di setiap lembaga, serta para akademisi dari Universitas Darunnajah, termasuk Rektor Universitas Darunnajah Dr. Much. Hasan Darojat, para wakil rektorat, dan dekanat. Sedangkan perwakilan Kaprodi Kewirausahaan Mastur, M.M. turut hadir pada agenda tersebut.

Agenda hari pertama dilanjutkan dengan diskusi tentang pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam dunia pendidikan, yang dipandu oleh Prof. Mohammad Fauzan bin Noordin, Direktur IIIT Asia Timur dan Selatan. Pembicaraan ini menyoroti bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadapi tantangan etika yang mungkin muncul.

Pada hari kedua, fokus pelatihan beralih ke pengukuran efektivitas dan efisiensi kinerja organisasi. Para peserta diberikan wawasan tentang metode dan alat yang dapat digunakan untuk menilai dan meningkatkan kinerja organisasi mereka. Dengan pendekatan yang sistematis, diharapkan para direksi dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Hari ketiga melibatkan pembicara dari tim IIBF Pusat, yang membahas lebih dalam tentang strategi untuk meningkatkan efektivitas operasional dan efisiensi dalam manajemen pesantren. Diskusi ini memberikan pandangan praktis dan teori yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan pesantren. IHT ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi para direksi Pondok Pesantren Darunnajah dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Dengan peningkatan kompetensi ini, para direksi diharapkan mampu membawa perubahan yang inspiratif dan bermanfaat bagi seluruh komunitas pesantren

Bagikan: