Grand Sheikh Al-Azhar: “Ilmu adalah Kunci Keimanan yang Kuat”

Jakarta, 11 Juli 2024 – Universitas Darunnajah menyambut kedatangan tamu istimewa Grand Sheikh Al-Azhar Mesir, Prof. Dr. Ahmed at-Tayyeb, pada hari Kamis, 11 Juli 2024. Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi para santri, mahasiswa, guru, dosen, dan pimpinan pesantren yang berkesempatan mendengarkan wejangan langsung dari tokoh besar dunia Islam ini.

Dalam ceramahnya, Grand Sheikh Al-Azhar menekankan pentingnya memiliki “Bashar,” yang berarti melihat dengan pandangan intelektual. “Setiap dari kita harus memiliki Bashar, artinya bukan sekedar melihat, tapi melihat dengan pandangan intelektual,” tegas beliau. Pandangan ini mengajak para santri untuk tidak hanya melihat permukaan, tetapi memahami dengan lebih mendalam melalui ilmu pengetahuan.

Beliau juga menekankan pentingnya menjauhi prasangka dan keraguan dengan dasar keilmuan yang kuat. ”Hindarilah prasangka dan keraguan dengan keilmuan yang kuat,” ujarnya. Grand Sheikh Al-Azhar mengingatkan bahwa ilmu memiliki kedudukan yang sangat mulia dan merupakan alat untuk memperbaiki keimanan yang seringkali mengalami pasang surut.

“Kedudukan ilmu itu memiliki martabat yang mulia,” lanjutnya. Beliau menjelaskan bahwa iman selalu terikat dengan ilmu, sehingga untuk memperkuat keimanan, seseorang harus terus menimba ilmu. “Bahkan untuk memperbaiki keimanan yang sering turun pun, bisa diperbaiki dengan ilmu. Mengapa? Karena iman selalu terikat dengan ilmu,” tambah Grand Sheikh.

Sebagai contoh implementasi, Grand Sheikh Al-Azhar menekankan pentingnya pembelajaran tatap muka antara guru dan murid. “Contoh implementasinya bisa dipraktekkan melalui pembelajaran tatap muka antara guru dan murid (Wajhan bi wajhin),” jelasnya. Beliau meyakini bahwa interaksi langsung dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan kedalaman ilmu yang diperoleh.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan motivasi dan pengetahuan baru bagi para santri, tetapi juga memperkuat semangat mereka untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh. “Semoga Darunnajah terus menjadi mercusuar ilmu yang membawa kebaikan bagi umat,” tutup Grand Sheikh Al-Azhar. Kehadiran beliau meninggalkan kesan yang mendalam dan inspirasi bagi seluruh warga Universitas Darunnajah.

Bagikan: