www.darunnajah.ac.id
Khutbatul ‘Arsy: Menyatukan Visi untuk Kualitas SDM Darunnajah

Senin, 8 Juli 2024, Pesantren Darunnajah dan Universitas Darunnajah menggelar acara tahunan Khutbatul ‘Arsy yang dihadiri oleh 684 guru dan dosen. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keberlanjutan agama dan lembaga yang telah dibangun selama 82 tahun. Pimpinan pesantren Darunnajah sekaligus Presiden Universitas Darunnajah, Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si., memberikan pidato yang penuh makna.
Dalam pidatonya, Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si., terlihat berkaca-kaca dan suaranya bergetar menandakan keharuan saat melihat para peserta yang hadir. Beliau mengenang perjalanan panjang Darunnajah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang awalnya sedikit kini telah menjadi banyak. Namun, saat ini fokus utama bukan lagi kuantitas, melainkan kualitas SDM.
“Guru, pengelola, dan dosen adalah Nadzir yang menerima amanah untuk membesarkan wakaf Darunnajah sehingga terus tumbuh dan berkembang,” ujar Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si. Khutbatul ‘Arsy ini, lanjutnya, bertujuan untuk menyamakan pola pikir seluruh SDM Darunnajah, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme.
Beliau juga menekankan bahwa keberkahan Darunnajah yang sudah 82 tahun terus hadir dalam perjuangan Islam. Para guru dan dosen diingatkan bahwa mereka adalah penerus perjuangan ini, dan mereka memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan misi mulia Darunnajah dari semua tingkat pendidikannya.
Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh dosen Darunnajah untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi generasi penerus. Dengan adanya Khutbatul ‘Arsy, nilai-nilai keikhlasan, kerja keras, dan semangat belajar diharapkan dapat terus terpatri dalam setiap individu yang menjadi bagian dari Universitas Darunnajah, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
Dengan semangat yang baru dan visi yang disatukan, Universitas Darunnajah dan Prodi Kewirausahaan siap melangkah lebih jauh dalam membangun kualitas pendidikan Islam yang berkelanjutan.



